Kabupaten Bangka Barat, Jum'at (9/1/2026) – Wilayah Kota Mentok, khususnya Kampung Ciulong Mentok, mengalami dampak signifikan akibat hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Kondisi curah hujan yang tinggi dan tidak terputus telah menyebabkan genangan air yang cukup parah, bahkan sebagian besar area pemukiman warga terendam bajir dengan ketinggian yang bervariasi.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, kondisi cuaca yang ekstrem tersebut dimulai sejak Kamis malam (8/1/2026) dan berlanjut hingga Jumat sore (9/1/2026), tanpa ada jeda yang cukup panjang untuk memungkinkan air menguap atau mengalir keluar dari kawasan pemukiman. Aliran air yang tidak lancar akibat tersumbatnya saluran drainase oleh sampah dan material alam seperti dedaunan serta lumpur, menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi genangan air di kampung yang terletak di bagian tengah Kota Mentok ini.
Di beberapa titik pemukiman, ketinggian bajir tercatat mencapai hampir setengah meter, membuat aktivitas sehari-hari warga terganggu total. Salah satu rumah warga yang terletak di jalan utama Kampung Culong Mentok terlihat jelas digenangi air yang telah memasuki kawasan dalam rumah. Barang-barang elektronik serta perlengkapan rumah tangga penting seperti lemari makan, meja, dan tempat tidur sebagian terendam air, membuat warga harus berusaha mengungsi atau memindahkan barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.
Warga yang ditemui di lokasi menyampaikan bahwa kondisi bajir seperti ini memang kerap terjadi setiap musim hujan, namun kali ini intensitas dan durasi hujan yang lebih panjang membuat dampaknya lebih parah. "Biasanya hujan hanya satu hari saja, airnya juga cepat surut. Tapi kali ini sudah dua hari hujan terus, airnya masuk dalam rumah dan belum juga surut. Kami khawatir barang-barang kami akan rusak jika terus terendam," salah satu warga yang terkena dampak bencana.


Social Header